
Tujuan pendidikan lalu lintas di sekolah yaitu, 1) agar generasi muda sadar dan mampu mengimplementasikan sistem nilai, yaitu etika dan budaya berlalu lintas yang aman, santun selamat, tertib, dan lancar yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. 2) Mengubah perilaku pemakai jalan (road user behavior). 3) Menurunkan pelanggaran dan kecelakaan berlalu lintas. 4) Memberikan informasi lalu lintas.
Untuk mendukung tujuan pendidikan tersebut perlu pembelajaran secara teoritis tentang keselamatan lalu lintas yang didukung dengan kurikulum yang terstruktur. Bentuk implementasinya berupa program-program yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari yang dilakukan siswa. Contoh, â€Perjalanan Aman ke Madrasah†atau â€Cara Aman dalam Perjalanan†sehingga dapat diimplementasikan dalam kegiatannya sehari-hari. Hal itu untuk untuk mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas
Kebanyakan siswa ke Madrasah menggunakan sepeda motor dan sering melakukan pelanggaran, seperti tidak memakai helm. Padahal helm adalah kelengkapan kendaraan yang sangat penting digunakan untuk keselamatan berkendara. Maka, atas dasar ini sosialisasi tertib berlalu lintas di Madrasah dijadikan bagian dari materi Matsama untuk meningkatkan pemahaman para pelajar dalam berkendara. Hal ini selain perubahan terhadap perilaku menggunakan dan mengendarai kedaraan yang benar, juga menumbuhkan kesadaran untuk menghargai para penguna jalan lainnya di jalan raya.
Sumber
Ad-ris
|
324x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...