
HUMAS MAN 2 Tebo TV, Muara Tebo, News – Pawai Budaya Kabupaten Tebo Pada HUT RI Ke – 80, Senin, 18/08/2025 dimulai Pukul 08.00 WIB.
Acara berlangsung meriah dan Spektakuler dengan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar PAUD, SD, SLTP, SLTA, hingga OPD, organisasi, dan umum dalam Kabupaten Tebo, organisasi, hingga masyarakat menampilkan kreativitas melalui berbagai kostum dan atraksi budaya.
Tahun ini Karnaval Kabupaten Tebo mengangkat Thema " Kearifan Lokal, Dulu, Kini dan Nanti", yang menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Tebo.

Pawai Kebudayaan ini merupakan agenda rutin tahunan Kabupaten Tebo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada tahun-tahun sebelumnya, pawai ini telah menjadi daya tarik bagi masyarakat Kabupaten Tebo dan sekitarnya, dengan menampilkan berbagai kostum tradisional, tarian daerah, dan atraksi budaya lainnya.
MAN 2 Tebo ikut ambil bagian pada kegiatan tersebut dengan menampilkan : " BELARAK " / "ARAK ARAKAN PENGANTIN " yang merupakan Cerminan kekayaan budaya Melayu Tebo Jambi, Warisan Budaya yang Terus Hidup.
Latar Budaya, di tengah modernisasi zaman, masyarakat Jambi, khususnya Tebo tetap melestarikan salah satu warisan budayanya yang khas dan sarat makna, yaitu tradisi Belarak (arak-arakan pengantin)

Tradisi ini bukan sekadar prosesi meriah dalam pesta pernikahan, melainkan juga cerminan kekayaan budaya Melayu Jambi yang mengakar kuat di tengah masyarakat.
Prosesi ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting dari adat pernikahan yang menyatukan nilai budaya, kekeluargaan, dan spiritualitas masyarakat
Arak arakan pengantin ini menjadi tontonan yang selalu dinanti warga sekitar karena penuh warna, musik tradisional, serta simbol-simbol adat yang memperlihatkan kearifan local dalam unsur : Barisan Kompangan, Barisan Silat Tradisional, Barisan Penganten didampingi kedua orang Tua yang diiringi oleh pembawa tepak sirih, pembawa payung kuning, serta tokoh adat yang membawa simbol-simbol budaya seperti tombak atau keris pusaka, Barisan putri yang membawa Bunga dan hantaran, barisan pemuda dan pemudi mengenakan busana tradisional lengkap khas Tebo (Seperti baju kurung Melayu,) gamis dan baju batik, Barisan ibu ibu atau bapak pemuka adat ( batik ) properti ( rantang ), Musik & Hiburan Rakyat rebana, kompangan seruling dan alat musik lainnya.

Adapun Makna dari Filosofis Budaya ini adalah : Tradisi arak arak penganten memiliki makna mendalam. " Bukan hanya tentang kemeriahan, tapi ini adalah simbol perjalanan hidup yang harus dilalui bersama dengan semangat gotong royong dan restu orang tua. Payung kuning melambangkan kehormatan dan doa agar pernikahan mendapat lindungan dari Allah SWT."
Kepala Man 2 Tebo Hj. Elya Pitri merasa bangga atas penampilan MAN 2 Tebo pada Karnaval Budaya ini.
" Saya sangat mengapresiasi atas penampilan MAN 2 Tebo, Generasi muda adalah pewaris yang akan melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia, keikutsertaan Madrasah kita dalam karnaval ini bertujuan menanamkan rasa cinta Budaya kita.
“ Karnaval ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga media edukasi untuk sebagai Cerminan kekayaan budaya Melayu Tebo Jambi, Warisan Budaya yang Terus Hidupâ€. Paparnya.
" Kami ingin siswa merasakan langsung kebersamaan yang menjadi ciri bangsa Indonesia,†Dengan penuh semangat, seluruh warga MAN 2 Tebo berharap momen ini juga dapat mempererat persaudaraan, memperkuat jiwa nasionalisme, dan menjadi kenangan indah dalam peringatan HUT RI ke-80 ". tambahnya.
Dirgahayu Kemerdekann RI ke – 80 .. “ Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.â€
Merdeka.
Penulis/ Kontributor / Kreator : AF
Editor / Pemimpin Redaksi : EP/AF
Photoghgrafer /Dok. Photo : Nurrochman
Follow Us Media Sosial :
- Facebook : Mandua Tebo Jambi :
https://www.facebook.com
- Website MAN 2 Tebo :
https://man2tebo.mdrsh.id
- Yutube : Mandua Tebo TV Jambi
https://www.youtube.com
- Instagram : Manda Tebo
|
79x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...