
Suasana di MAN 2 Tebo pada Jumat pagi, 12 September 2025, tampak khusyuk dan penuh semangat. Seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, mengikuti kegiatan rutin Literasi Al-Qur’an, Shalawatan, dan Muhadharah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter berbasis spiritual yang secara konsisten dilaksanakan setiap Jumat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), yang telah diluncurkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. KBC merupakan inovasi kurikulum yang menekankan pembentukan karakter peserta didik melalui lima pilar utama yang disebut Panca Cinta. Pilar-pilar tersebut meliputi cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada diri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan tanah air.
Kepala MAN 2 Tebo, Hj Elya Pitri, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya setelah kegiatan ibadah Jumat, memperkenalkan lebih lanjut tentang KBC kepada seluruh warga madrasah. Ia menegaskan bahwa Panca Cinta bukan sekadar slogan, melainkan nilai-nilai yang harus tertanam dalam perilaku sehari-hari. Menurutnya, penerapan nilai-nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun pribadi siswa madrasah yang cerdas dan berakhlak mulia.
Hj Elya Pitri juga menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak menambah mata pelajaran baru, melainkan diintegrasikan ke dalam pembelajaran yang sudah ada. KBC berfokus pada penguatan aspek sosial-emosional dan bertujuan mengisi kekosongan yang ada dalam kurikulum sebelumnya. Dengan demikian, kurikulum ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan visi madrasah.
Lebih lanjut, ia memaparkan tiga indikator utama tercapainya KBC di lingkungan madrasah. Pertama, madrasah harus menjadi lingkungan yang ramah terhadap alam. Kedua, madrasah harus ramah anak, aman, dan toleran. Ketiga, peserta didik diharapkan sejahtera secara mental dan spiritual.
"Saya berharap MAN 2 Tebo tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga mampu menerapkan kurikulum berbasis cinta secara insersi pada setiap kegiatan dan mata pelajaran. Dengan begitu, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, religius, dan berkarakter kuat," ujar Hj Elya Pitri.
Dengan pelaksanaan kegiatan rutin seperti Literasi Al-Qur’an dan sosialisasi KBC, MAN 2 Tebo berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan karakter yang seimbang antara aspek intelektual, spiritual, dan sosial. Hal ini sejalan dengan upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara holistik.
EA
|
38x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...