
Ardianto, S. Pd. Guru seni Budaya dan juga pembina ekstrakurikuler bidang Kaligrafi MAN 2 Tebo Jambi adalah salah satu dari
102 Seniman yang karyanya dihadirkan pada pameran Seni Kaligrafi di Jakarta 15-22 April 2022
*Pameran Seni Kaligrafi Kontemporer Internasional “The Power Of Qur'anâ€* di Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta Utara, 15-22 April 2022 adalah Kegiatan yg dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Islam Jakarta
Suatu kebanggan bagi MAN 2 Tebo salah seorang gurunya berhasil go Internasional Dari 102 jumlah seniman, sebanyak 71 seniman di antaranya berasal dari Indonesia dan 31 seniman asing dari 25 negara. Ke-25 negara itu adalah India, Malaysia, Iran, Tunisia, Bangladesh, Mesir, Iraq, Algeria, Libanon, Pakistan, Marocco, China, Saudi Arabia, UAE, Inggris, Amerika, Syiria, Bahrain, Uzbekistan, Libya, Yaman, Kuwait, Afganistan, Thailand, dan Srilangka.
Menurut keterangan Ardianto. S.Pd Keikutsertaan pameran kali ini tidak terlepas dari perhelatan pameran tingkat Asean tahun 2021, yang tergabung dalam pameran saat itu adalah pelukis pelukis senior yang punya nama besar dalam kancah seni lukis kaligrafi. Kemudian seniman yang tergabung dalam pameran tersebut saling bertukar fikiran seputar karya, saling berbagi. Dalam perjalanannya muncul ide pameran yang lebih besar lagi, seperti the power of Ka'bah yang pesertanya bukan saja kawasan Asean. Tergabung nya pelukis muda dan senior membuat suasana menjadi semakin bersemangat untuk terus berkarya.
Pameran ini sempat tertunda karena covid 19 dan Alhamdulillah berkat perjuangan luar biasa dari pak Arif syukur pameran kali ini terlaksana.
Adapun lukisan saya yang dipamerkan berjudul *Dzikrullah* dengan ukuran 150x130 cm diatas canvas, disini saya memvisualisasikan bagaimana seorang hamba butuh sang pencipta yaitu Allah, dengan segala Lika liku kehidupan yang berada dalam pusaran waktu yang kapan pun bisa membuat kita lalai akan mengingat Allah SWT. Dzikir adalah salah satu usaha manusia untuk mendekatkan diri kepada sang khalik.
Karya-karya dalam pameran ini menyajikan tafsir visual yang beragam dalam pilihan ayat Al Quran, pendekatan visual, serta hasil akhir sebagai karya seni. Sebagian seniman teguh mempertahankan gaya kaligrafi klasik sesuai kaidah. Sebagian seniman lain mencoba melampaui gaya klasik dan menguji-coba gaya yang lebih luwes. Beberapa karya mencerminkan jejak olahan digital dari revolusi teknologi visual anyar. Beberapa seniman juga membuat kaligrafi dari media tiga dimensi, seperti patung, atau ukiran. Pameran ini mengajak kita untuk lebih memerhatikan eskpresi estetik Islam yang indah, damai, dan universal (rahmatan lil'alamin).
Lanjutnya.
Kepala MAN 2 Tebo Elya Pitri. S.Pd. I. M. Pd. I. Mengatakan turut bangga dengan prestasi guru seni Budaya MAN 2 Tebo. Ia mendorong agar bakat ini terus dikembang dengan Siswa di Madrasah dan gali potensinya. Selamat buat pak Ardianto atas karya seninya.
Sumber
E to
|
672x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...