
Tebo tengah MAN 2 TEBO, " CERDAS" ( 12/08/22)
Budaya Gotong royong merupakan warisan budaya yang dilahirkan oleh nenek moyang Bangsa Indonesia yang diwariskan secara turun temurun. Gotong royong memiliki konsep sebuah kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama demi kepentingan bersama suatu kelompok. Seperti yang dikemukakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong mempunyai arti bekerja bersama-sama (tolong- menolong, bantu-membantu) di antara anggota-anggota suatu komunitas.
Sejatinya, kegiatan GORO sudah mendarah daging, bahkan menjadi wujud jati diri bangsa Indonesia. Dalam kehidupan sosial masyarakat, kegiatan gotong royong telah menjadi tradisi yang mengakar kuat dalam sendi-sedi kehidupan.
Hal inilah yang menjadi pertimbangan MAN 2 TEBO " cerdas" memasukkan kegiatan GORO dalam kagiatan pembelajaran. Impelementasinya, dilaksanakan setiap hari Sabtu, setelah senam pagi.
Elya pitri kepala MAN 2 Tebo sangat mensupport kegiatan tersebut. Menurut beliau, kegiatan goro memberi feedback positif bagi warga madrasah, khususnya peserta didik.
Melalui kegiatan ini, peserta didik digiring untuk menginsyafi makna atau nilai-nilai moral yang terkandung, tidak terkecuali bertumbuhnya karakter baik dalam diri masing-masing individu. Di sela-sela kesibukannya, beliau menambahkan bahwa “Kegiatan gotong royong merupakan cara untuk menumbuhkan kesadaran memilki madrasah sebagai tempat menimba ilmu, dan memiliki tanggung jawab, serta sebagai wujud mencintai lingkunganâ€.
Nilai positif, tidak hanya dirasakan oleh warga madrasah, melainkan orang tua peserta didik turut andil dalam kegiatan tersebut. Hal ini terbukti ketika peserta didik diminta menghias taman kelas, mereka bersedia menyumbangkan tanaman hias dari rumah mereka untuk di tanam di lingkungan madrasah. Tuturnya
Sumber
Ad-ris
|
288x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...